Librenms, Sistem Pengawasan Komplit

Submitted by w41lf0x on Thu, 04/20/2017 - 09:49

librenms-logoSelamat pagi,

Kali ini saya akan mengulas sedikit mengenai sistem pengawasan jaringan dan server komplit yang bernama Librenms. Beberapa dari kita mungkin sudah terbiasa dengan sistem pengawasan jaringan dan server yang bernama Nagios, Munin, dan satu yang sering saya gunakan, yaitu Cacti. Meskipun berbeda-beda, tetapi semuanya masih menggunakan sebuah sistem database yang sama, RRDTool. RRD adalah sebuah sistem pencatatan data berurutan sesuai waktu, seperti tingkat penggunaan jaringan, jumlah akses, beban cpu, dan yang sejenisnya. Saya dan orang-orang yang menggunakan sistem monitoring berbasis RRD harus mengucapkan terima kasih yang banyak kepada Tobias Oetiker, pembuat RRDTool.

Saya sudah cukup lama menggunakan Cacti. Sudah sekitar 10 tahun saya memakai cacti untuk mengawasi kondisi jaringan dan sistem di tempat saya bekerja. Saya pernah mencoba nagios dan munin, tetapi saya selalu kembali ke cacti. Menurut saya nagios dan munin itu terlalu kompleks dalam manajemen sumber daya yang akan kita awasi jika dibandingkan dengan Cacti. Cacti itu sederhana, apa adanya. Mungkin ini disebabkan oleh kebiasaan saya menggunakan sistem operasi yang sederhana seperti FreeBSD, OpenBSD, dan Slackware Linux. Sehingga jika saya melihat sesuatu yang terlalu kompleks, berlebihan, seperti program-program tayangan televisi idol odol itu, saya merasa seperti meminum kopi yang dicampur garam tiga sendok makan.

Di lain pihak, saya merasa bahwa pada titik tertentu saya harus mengganti Cacti dengan sistem pengawasan lain yang lebih komplit. Maksud saya dari komplit ini adalah:

  • Sistem tersebut menyediakan peralatan untuk menyusun sebuah tampilan umum (dashboard)
  • Dapat melakukan pemindaian jaringan secara otomatis untuk mencari titik-titik sumber daya yang kemudian dapat direkam ke dalam database
  • Dapat mengenali banyak platform sumber daya, baik software maupun hardware
  • Dapat melakukan pencarian terhadap suatu hal atau komponen dari sumber daya yang sudah direkam. Ini fitur penting karena semakin lama, sistem jaringan dan layanan akan semakin berkembang
  • Memiliki sistem pencatatan kesalahan atau kerusakan dari titik sumber daya yang diawasi
  • Memiliki sistem pengiriman peringatan untuk kesalahan atau kerusakan pada sumber daya yang diawasi
  • Terakhir dan yang paling penting adalah harus mendukung filosofi FOSS. Komunitas harus dapat berkontribusi secara langsung terhadap pengembangan sistem pengawas tersebut.

Kemudian saya menemukan Librenms dari suatu artikel yang saya lupa pernah membacanya di mana. Setelah saya membaca dokumentasi librenms serta artikel-artikel ulasan librenms yang sudah ada, saya lihat kriteria yang tertulis di atas terpenuhi. Saya memutuskan untuk mencobanya, di Slackware.

Librenms hanya membutuhkan sebuah git, webserver (apache), php, mysql/mariadb, net-snmp, fping, dan rrdtool. Tentunya jika kita menggunakan rrdtool dan php, maka kita harus memasang juga modul php-rrd. Semuanya sudah tersedia di Slackware, hanya tambahan rrdtool, php-rrd, dan fping yang harus saya pasang menggunakan SlackBuilds.org.

Petunjuk instalasi dapat dilihat di alamat berikut ini:

http://docs.librenms.org/Installation/Installing-LibreNMS/

Meskipun petunjuk instalasi hanya untuk distro linux terkenal, saya kira pengguna slackware dapat langsung memahami petunjuk tersebut. Karena instalasinya memang sangat singkat (hanya satu halaman, hurufnya juga besar-besar) dan mudah sekali. Saya harus berikan acungan jempol kepada pengembang librenms karena dapat menyediakan prosedur instalasi yang sangat singkat, mungkin tidak sampai 20 menit, dan sangat mudah. Selesai instalasi, librenms dapat langsung digunakan.

librenms-login

Hal pertama yang saya lakukan adalah menambahkan satu host yang ingin saya rekam datanya. Kemudian saya mengkonfigurasikan mekanisme autodiscovery untuk mencari semua host di jaringan saya yang dapat saya rekam datanya. Setelah selesai mengkonfigurasi host yang perlu direkam kondisinya, kemudian saya menyusun sebuah dashboard untuk saya yang berisi kondisi umum dari jaringan dan server kantor.

librenms-wlsdash

Saya dapat melihat kronologis dari status tiap komponen dari tiap mesin karena librenms merekam semua inventarisasinya ke dalam sebuah eventlog. Saya dapat melihat perubahan status port ethernet A di mesin router yang tiba-tiba berubah dari 1Gbps menjadi 100Mbps di eventlog librenms. Hal ini sangat membantu jika mesin kita terletak di lokasi remote. Saya dapat membuat laporan kerusakan/kesalahan sistem dengan lebih mudah dan akurat.

librenms-eventlog

Jika kita memasang agen lokal librenms dan libstatgrab di mesin-mesin yang kita awasi dan kemudian menjalankan agen lokal tersebut melalui xinetd (pasang libstatgrab dan xinetd melalui SBo), kita dapat melihat kondisi yang lebih detil mengenai mesin kita.

librenms-all-devices librenms-info-popuplibrenms-search

Terakhir saya mengkonfigurasikan sebuah sistem pengiriman peringatan mengenai status kritis dari jaringan dan server yang saya kirimkan ke email saya. Jadi meskipun saya tidak berada di kantor, atau tidak sedang membuka laman monitoring librenms saya dapat mengetahui jika salah satu mesin mengalami gagal servis atau mati.

Selamat mencoba.