WLSBUILD: Upgrade Mesa dan Wine

Submitted by w41lf0x on Mon, 04/06/2015 - 14:44

slackwareKemarin saya berhasil memperbarui dua paket di #wlsbuild yang paling sering saya oprek, yaitu #Mesa dan #Wine. Dua paket ini juga yang menyebabkan saya lebih memilih mesin2 #AMD ketimbang #Intel. Apalagi pengembangan driver AMD di #Linux juga sudah menemukan bentuk yang lebih terstruktur sejak konsep AMD HSA[1][2] diimplementasikan oleh AMD.

Mesa

Pustaka Mesa versi 10.5.2 dipublikasikan tanggal 28 Maret 2015. Versi ini adalah versi perbaikan bug sejak Mesa seri 10.5 yang dipublikasikan 6 Maret 2015. Perubahan terbesar dari Mesa seri 10.5 adalah dihapusnya dukungan terhadap GCC sebelum versi 4.2.0. Sedangkan dari wlsbuild, saya mengganti #GCC menggunakan #CLang sebagai compiler utama dan mengaktifkan dukungan #OpenCL[3][4] melalui libclc. Ukuran paket Mesa membengkak dari 6,6 MB menjadi 12 MB. Jika diinstal Mesa 10.5 tanpa OpenCL hanya sekitar 35 MB, sedangkan dengan OpenCL menjadi 61 MB. Lumayan besar juga perbedaannya jika compiler OpenCL diaktifkan. Hanya saja saya belum sempat mencoba Mesa + OpenCL ini. Masih mencari-cari metode yang paling enak untuk mengukur kinerja sistem ini. Untuk membangun paket Mesa + OpenCL (Clover[5]) ini saya harus mem-patch berkas kode sumber untuk state_trackers clover agar dapat dibangun menggunakan llvm 3.4. Ada beberapa kelas fungsi yang mungkin hanya dikenali oleh llvm di atas versi 3.4 yang menyebabkan proses kompilasi selalu gagal. Setelah mengubah sedikit sintaks di kelas tersebut, kompilasi berjalan lancar.

[f0x|~]$ glxinfo | grep OpenGL
OpenGL vendor string: X.Org
OpenGL renderer string: Gallium 0.4 on AMD PALM
OpenGL core profile version string: 3.3 (Core Profile) Mesa 10.5.2
OpenGL core profile shading language version string: 3.30
OpenGL core profile context flags: (none)
OpenGL core profile profile mask: core profile
OpenGL core profile extensions:
OpenGL version string: 3.0 Mesa 10.5.2
OpenGL shading language version string: 1.30
OpenGL context flags: (none)
OpenGL extensions:
OpenGL ES profile version string: OpenGL ES 3.0 Mesa 10.5.2
OpenGL ES profile shading language version string: OpenGL ES GLSL ES 3.00
OpenGL ES profile extensions:

 

[f0x|~]$ vblank_mode=0 glxgears
ATTENTION: default value of option vblank_mode overridden by environment.
1935 frames in 5.0 seconds = 386.948 FPS
2014 frames in 5.0 seconds = 402.761 FPS
1888 frames in 5.0 seconds = 377.493 FPS
2061 frames in 5.0 seconds = 412.176 FPS
2047 frames in 5.0 seconds = 409.310 FPS
2047 frames in 5.0 seconds = 409.237 FPS
2038 frames in 5.0 seconds = 407.463 FPS

 

Wine

Wine versi 1.7.40 memang sudah dipublikasikan tetapi saya memilih menggunakan 1.7.39 yang sudah dibuatkan tambahan2 patch dari wine-staging.com. Saya menggunakan wine-staging untuk mendapatkan fitur #CSMT yang memang dapat meningkatkan kualitas dan kinerja grafik Wine sejak saya berkenalan dengan CSMT sekitar pertengahan tahun lalu. Tetapi seperti Mesa, saya juga belum sempat mencoba menggunakan Wine versi 1.7.39 ini. Mungkin setelah ini saya akan membuat tulisan baru mengenai versi 1.7.39 atau bahkan versi 1.7.40 karena hari ini saya lihat wine-staging sudah mengeluarkan patch tambahan untuk Wine versi 1.7.40 jadi kemungkinan saya akan membangun juga Wine versi 1.7.40.

 

Referensi:

1 http://developer.amd.com/resources/heterogeneous-computing/what-is-hete…

2 https://en.wikipedia.org/wiki/Heterogeneous_System_Architecture

3 https://www.khronos.org/opencl/

4 https://en.wikipedia.org/wiki/OpenCL

5 https://wiki.freedesktop.org/dri/GalliumCompute/